Minggu, 04 November 2018

Mekanisme Kerja Enzim Katalase


Praktikum BIO XII IPA
Mekanisme Kerja Enzim Katalase
Kelompok :    6                                                                      Kelas : XII MIA 3

I.       Tujuan pengamatan   :    Untuk mengamati kerja enzim katalase
II.    Alat dan Bahan:
1.   Tabung reaksi 4 buah
2.   Gelas beaker 250 ml
3.   Bunsen
4.   Rak tabung reaksi
5.   Korek api
6.   Pelat tetes
7.   Pinset
8.   Penjepit tabung reaksi
III.   Cara Kerja:
1)      Hati ayam ditumbuk sampai hancur lalu setelah ditumbuk halus lalu dibagikan 2 bagian kedalam tabung reaksi dan masing-masing tabung reaksi diberi label (nama) sesuai dengan bahan.
2)      Ekstrak hati dalam tabung reaksi I, lalu diisi dengan H2O2, SEGERA TUTUP DENGAN IBU JARI, kocok perlahan, lalu diamati gelembung dan nyala apinya.
3)      Ekstrak hati dalam tabung reaksi II  dipanaskan dengan Bunsen, setelah dipanaskan diamkan sampai dingin, lalu ditambahkan dengan H2O2 lalu SEGERA TUTUP DENGAN IBU JARI, kocok perlahan lalu amati gelembung dan nyala apinya.
4)      Lakukan Prosedur yang sama pada daun papaya/bayam.

Hasil Pengamatan:
Larutan
Ekstrak Hati + H2O2
Ekstrak d. papaya/bayam + H2O2
Gelembung
Nyala api
Gelembung
Nyala api
Tanpa pemanasan
++
++
+
+
Setelah ekstrak dipanaskan
-
-
-
-

Keterangan:
 ++ (banyak gelembung)                                 ++ (nyala api sangat terang)
  +   (sedikit gelembung)                                 +  (nyala api ada tapi redup)
   -  (tidak ada gelembung)                              -  (tidak ada bara api yg menyala)

  Pertanyaan:  
1.      Mengapa H2O2 dipakai sebagai bahan percobaan untuk mengamati kerja enzim katalase?
2.      Mengapa reaksi berkurang jika ekstrak hati + H2O¬2 dimasukkan asam atau basa?
3.      Apa yang terjadi bila dalam jaringan tubuh, banyak tertimbun H2O2?
4.      Bagaimana usaha untuk menetralkannya dalam tubuh?
5.      Dapatkah kamu simpulkan apa peranan enzim katalase dalam tubuh?
6.      H2O2 yang terdapat dalam tubuh itu merupakan hasil proses apa?
7.      Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi keaktifan katalase?
8.      Mengapa organ yang digunakan dalam percobaan ini harus dilumatkan ?
9.      Apakah suhu dapat mempengaruhi kerja enzim katalase ? Jelaskan alasan anda !
10.  Organel apa dalam sel yang menghasilkan enzim katalase ?
11.  Apakah enzim katalase hanya terdapat pada sel hewan ? Mengapa ? Jelaskan dengan hasil pengamatan melalui percobaan anda !
12.  Mengapa bara api pada lidi menyala dalam percobaan ini ? Darimana zat tersebut dihasilkan ?
13.  Mengapa dalam sel organisme terdapat H202  dan bagaimana dampak zat tersebut terhadap aktifitas sel ?
14.  Jelaskan fungsi enzim katalase ! dan Tuliskan reaksinya !
Jawab pertanyaan:
1.      Karena H2O2 adalah senyawa yang sangat reaktif dan dapat merusak sel. Oleh karena itu H2O2 dikumpulkan dalam peroksisom kemudian didegradasi oleh enzim katalase menjadi hidrogen dan oksigen.
2.      Karena enzim menjadi nonaktif jika diperlakukan pada asam dan basa yang sangat kuat. Sebagian besar enzim bekerja paling efektif pada kisaran pH lingkungan yang sedikit sempit (pH = 7). Di luar pH optimal, kenaikan atau penurunan pH menyebabkan penurunan aktivitas enzim dengan cepat.
3.      Bila dalam tubuh tertimbun H2O2, sel-sel dalam tubuh terutama organ hati dapat rusak karena H2O2 bersifat racun dalam tubuh. Karena hidrogen peroksida dapat diubah menjadi radikal hidroksil yang dapat menyebabkan peroksidasi lipid pada membran sel sehingga terjadi kerusakan sel. Apabila hati rusak, maka hati tidak dapat menghasilkan enzim yang dapat menetralkan racun.
4.      Karena fungsi enzim katalase adalah dapat menguraikan (menetralkan) hidrogen perioksida (H2O2) yang merupakan senyawa berbahaya bagi tubuh menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang bukan merupakan senyawa yang berbahaya.
5.      Peran enzim katalase adalah dapat menguraikan hidrogen perioksida (H2O2) yang merupakan senyawa berbahaya bagi tubuh menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang bukan merupakan senyawa yang berbahaya.
6.      H2O2 dalam tubuh terbentuk dari proses sisa metabolisme aerob yang merupakan produk sampingan yang tidak diinginkan dan berbahaya bagi tubuh. Contohnya H2O2 dapat terbentuk dari pemecahan asam amino dan asam lemak. Hidrogen peroksida terbentuk dari oksigen yang mengalami reduksi dua elektron.
7.       
a.          Suhu
Enzim menjadi rusak bila suhunya terlalu tinggi atau rendah. Protein akan mengental atau mengalami koagulasi bila suhunya terlalu tinggi (panas).
b.         Derajat keasaman (pH)
Enzim menjadi nonaktif jika diperlakukan pada asam dan basa yang sangat kuat. Sebagian besar enzim bekerja paling efektif pada kisaran pH lingkungan yang sedikit sempit (pH = 7). Di luar pH optimal, kenaikan atau penurunan pH menyebabkan penurunan aktivitas enzim dengan cepat.
c.          Konsentrasi enzim, substrat, dan kofaktor
Jika pH dan suhu suatu sistem enzim dalam keadaan konstan serta jumlah substrat berlebihan, maka laju reaksi sebanding dengan jumlah enzim yang ada. Jika pH, suhu dan konsentrasi enzim dalam keadaan konstan, maka reaksi awal hinga batas tertentu sebanding dengan substrat yang ada. Jika enzim memerlukan suatu koenzim atau ion kofaktor, maka konsentrasi substrat dapat menetukan laju reaksi.
d.         Inhibitor enzim
Kerja enzim dapat dihambat, baik bersifat sementara maupun tetap oleh inhibitor berupa zat kimia tertentu. Pada konsentrasi substrat yang rendah akan terlihat dampak inhibitor terhadap laju reaksi.

8.      Agar kandungan enzim yang berada didalamnya bisa keluar dan mudah dilarutkan oleh zat pereaksi.
9.      Suhu berpengaruh pada kerja enzim katalase karena enzim akan rusak bila suhunya terlalu tinggi atau rendah. Protein akan mengental atau mengalami koagulasi bila suhunya terlalu tinggi (panas).
10.  Hati
11.  Tidak, enzim katalase tidak hanya ditemukan dalam sel-sel manusia dan hewan, namun sel-sel tumbuhan juga memiliki enzim katalase sebagai salah satu komponen metabolismenya. Enzim katalse merupakan salah satu enzim yang terdapat pada tumbuhan.
12.  Bara api menyala terang itu membuktikan bahwa adanya gas O2 sebab api bisa menyala jika ada oksigenn
13.  Sel tersebut akan rusak, karena H2O2 merupakan larutan yang bersifat racun dalam tubuh.
14.  Fungsi enzim katalase adalah menetralkan H2O2 yang merupakan sisa -sisa metabolisme saat oksidasi.
15.  Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian hidrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian hidrogen peroksida (H2O) ditandai dengan timbulnya gelembung dan bara api yang menyala.
Bentuk reaksi kimianya adalah:
H2O2 H2O + O2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar